MENU

Lelang SUN Diproyeksi Ramai Peminat
Selasa, 28 Agustus 2018

Sejumlah analis meyakini lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pemerintah pada Selasa (28/8/2018) akan menarik cukup banyak investor, mengingat yang dilelang adalah seri-seri acuan.
 
Ada enam seri SUN yang akan dilelang yakni seri SPN03181129 (New Issuance), SPN12190829 (New Issuance), FR0063 (Reopening), FR0064 (Reopening), FR0065 (Reopening) dan FR0075 (Reopening) dengan target Rp10 triliun. 
 
Berikut profil seri-seri yang akan dilelang:

  • Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03181129 (Diskonto; 29 November 2018)
  • Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190829 (Diskonto; 29 Agustus 2019)
  • Obligasi Negara seri FR0063 (5,62500%; 15 Mei 2023)
  • Obligasi Negara seri FR0064 (6,12500%; 15 Mei 2028)
  • Obligasi Negara seri FR0065 (6,62500%; 15 Mei 2033)
  • Obligasi Negara seri FR0075 (7,50000%; 15 Mei 2038)

 
"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar Rp25 triliun-Rp35 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar bakal didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara (SPN) serta pada Obligasi Negara seri FR0063," kata Kepala Riset Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra dalam riset harian, Selasa (28/8).
 
Berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, dia memproyeksi tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan sebagai berikut:

  • Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03181129  berkisar 5,25-5,34
  • Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190829 berkisar 6,15-6,25
  • Obligasi Negara seri FR0063 antara 7,68-7,78
  • Obligasi Negara seri FR0064 antara 7,87-7,96
  • Obligasi Negara seri FR0065 antara 8,00-8,09
  • Obligasi Negara seri FR0075 antara 8,31-8,40

 
Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Dhian Karyantono memproyeksi minat lelang SUN kali ini lebih tinggi dibandingkan lelang sebelumnya. 
 "Estimasi incoming bids lelang kali ini mencapai Rp35 triliun-Rp45 triliun atau lebih tinggi dibandingkan lelang SUN sebelumnya yang sebesar Rp34,48 triliun," sebutnya.
 
Berikut proyeksi imbal hasil yang dimenangkan untuk masing-masing seri menurut Mirae Asset Sekuritas:

  • SPN03181129 (New Issuance, 29 November 2018): 5,60%-5,75%
  • SPN12190829 (New Issuance, 29 Agustus 2019): 6,50%-6,60%
  • FR0063 (Reopening, 15 Mei 2023): 7,76%-7,84%
  • FR0064 (Reopening, 15 Mei 2028): 7,90%-7,94%
  • FR0065 (Reopening, 15 Mei 2033): 8,03%-8,09%
  • FR0075 (Reopening, 15 Mei 2038): 8,34%-8,37%.

Adapun Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus menuturkan hasil akhir lelang akan mempengaruhi pergerakan obligasi sehingga pasar akan cenderung terkonsentrasi ke sana.
 
"Dengan seri yang diperdagangkan merupakan semua obligasi acuan, kami memperkirakan total penawaran yang masuk berkisar Rp30 triliun-Rp35 triliun," ucapnya.
 
Meski demikian, permintaan imbal hasil yang terlalu tinggi berpotensi tidak akan diserap sepenuhnya oleh pemerintah.